Kamis, 01 November 2012

DEGREE OF COMPARISON



Degree of Comparison atau sering juga disebut dengan "Comparative Degree" adalah bentuk keterangan yang berfungsi untuk membandingkan kualitas, kondisi, besar dll dari satu benda dengan benda yang lainnya. Sebelum kita membahas mengenai topik ini, ada baiknya kita mengingat bentuk kaidah-kaidah perubahan kata sifat menjadi tingkat lebih (comparative) dan tingkat paling (superlative).

1. KATA SIFAT DENGAN 1 SUKU KATA
Kata sifat yang terdiri dari 1 suku kata, seperti big, small, old, thin, dll kita hanya perlu menambahkan akhiran "-er" untuk tingkat lebih (Comparative) dan akhiran "-est" untuk tingkat paling (Superlative).
Contoh:
·         Big - bigger - biggest = Besar - Lebih besar - Paling besar
·         Small - smaller - smallest = Kecil - Lebih kecil - paling kecil
·         Thin - thinner - thinnest = Tipis - lebih tipis - paling tipis
·         Old - older - oldest = Tua - lebih tua - paling tua
·         Dll.
Contoh Kalimat:
·         Your house is bigger than mine, but Alex's house is the biggest.
(
Rumahmu lebih besar daripada rumahku, tapi rumahnya Alex lah yang paling besar.)
·         Your house is smaller than Alex's, but mine is the smallest.
(
Rumahmu lebih kecil daripada rumahnya Alex, tapi rumahkulah yang paling kecil)
·         You should bring the thinner book.
(
Kamu seharusnya membawa buku yang lebih tipis)
·         I am 20 years old. Budi is 21 years old. Andi is 22 years old.
o    I am younger than Budi and Budi is younger than Andi. I am the youngest boy here.
(
Saya lebih muda daripada Budi dan Budi lebih muda daripada Andi. Saya anak yang paling muda disini)
o    Andi is older than Budi and Budi is older than I am, so Andi is the oldest.
(
Andi lebih tua daripada Budi dan Budi lebih tua daripada saya, jadi Andi yang paling tua)

2. KATA SIFAT YANG LEBIH DARI 1 SUKU KATA
Kata sifat yang terdiri lebih dari 1 suku kata, maka kita perlu menambahkan kata "more" sebelum kata benda untuk tingkat lebih (Comparative) dan "most" untuk tingkat paling (Superlative).
Contoh:
·         Beautiful - more beautiful - most beautiful = Cantik - Lebih cantik - Paling Cantik
·         Expensive - more expensive - most expensive = Mahal - Lebih mahal - Paling mahal
·         Interesting - more interesting - most interesting = Menarik - Lebih menarik - paling menarik
·         Dll
Contoh Kalimat:
·         You look more beautiful with that dress, still I am the most beautiful woman in this party.
(
Kamu kelihatan lebih cantik dengan gaun itu, tapi tetap saja akulah yang paling cantik di pesta ini.)
·         My Handphone is more expensive than yours but Jack's is the most expensive Handphone here. 
(
HPku lebih mahal daripada punyamu, tapi HPnya Jacklah yang paling mahal disini)

3. KATA SIFAT YANG BERAKHIRAN DENGAN HURUF "Y"
Khusus untuk kata sifat yang berakhiran huruf "y" walaupun terdiri lebih dari 1 suku kata, maka kita harus menambahkan akhiran "-er" untuk tingkat lebih (Comparative) dan akhiran "-est" untuk tingkat paling (Superlative) dengan terlebih dahulu mengganti akhiran "y" tadi menjadi "i".
Contoh:
·         Happy - happier - happiest - Senang - Lebih senang - paling senang
·         Easy - easier - easiest - Mudah - Lebih mudah - paling mudah
·         Busy - busier - busiest - Sibuk - lebih sibuk - paling sibuk
Contoh Kalimat:
·         I am the happiestman in this world.
(
Saya adalah orang yang paling bahagia di dunia ini!)
·         This examination is easier than I imagined before.
(
Ujian ini lebih mudah dari yang saya bayangkan sebelumnya)

4. KATA SIFAT YANG BERAKHIRAN DENGAN SOME, OW, LE, DAN ER
Khusus kata sifat yang berakhiran "-some", "-ow", "-le", dan "-er", Anda dapat menambahkan kata "more" atau "er" sebelum kata benda untuk tingkat lebih (Comparative) dan "most" atau "est" untuk tingkat paling (Superlative). Namun pada umumnya, awalan "more" dan "most" paling banyak digunakan.
Contoh:
·         Handsome - more handsome/handsomer - most handsome/handsomest
·         Narrow - more narrow/narrower - most narrow/narrowest
·         Gentle - more gentle/gentler - most gentle/gentlest
·         Clever - more clever/cleverer - most clever/cleverest
Contoh kalimat:
·         I think Yusuf is the most handsome people in this class.
(
Saya rasa Yusuf adalah orang tertampan di kelas ini)
·         His brother is cleverer than he is.
(
Abangnya lebih pintar daripada dia)

5. KATA SIFAT TAK BERATURAN
Ada beberapa kata sifat yang mempunyai bentuk tidak beraturan untuk Comparative dan Superlative-nya.
Contoh:
·         Good - well - best = Baik - Lebih baik - Paling baik
·         Bad - worse - worst = Jelek - lebih jelek - paling jelek
·         Little - less - least = Sedikit - lebih sedikit - paling sedikit
·         Much - more - most = Banyak - lebih banyak - paling banyak
·         Many - more - most = Banyak - lebih banyak - paling banyak
·         Far - further/farther - furthest/farthest = Jauh - lebih jauh - paling jauh
·         Dll
Contoh kalimat:
·         He is good at tennis and he is the best player of the year.
(
Dia pandai bermain tenis dan dia adalah pemain tenis terbaik sepanjang tahun)
·         The Simpsons gets more points than The Hunts does.
(
Keluarga Simpson memperoleh lebih banyak poin daripada keluarga Hunt)

6. KATA SIFAT LAINNYA
Polite, quiet, wicked, pleasant, tired, cruel, stupid memiliki 2 jenis tingkat perbandingannya seperti yang berlaku pada kata sifat jenis no. 4. Namun, ada baiknya menggunakan more dan most untuk tingkat lebih dan tingkat paling-nya.
Contoh:
·         Her sister behaves more politely than she does.
(
Adiknya lebih sopan daripada dia)
·         She is the stupidest student in the class.
(
Dia adalah murid yang terbodoh di kelas itu)

7. KATA SIFAT YANG TIDAK DAPAT DIBUAT TINGKAT PERBANDINGANNYA (ABSOLUTE ADJECTIVES)
Untuk penjelasan ini, silahkan cari pada situs ini tentang Absolute Adjectives, yaitu kata sifat yang tidak dapat digunakan dalam bentuk Comparative dan Superlative.
Contoh:
·         Wrong, right, single, empty, full, equal, correct, unique, universal, perfect, pregnant, dll.
Contoh:
·         My bucket is emptier than his. (SALAH)
(
Ember saya lebih kosong daripada embernya)
·         My bucket is empty but his's not.
(
Ember saya kosong tetapi embernya tidak)


ELLIPTICAL SENTENCES:


SO /  TOO is used for   “Positive Sentence”

For Example  :
->1. John is happy, so am I.
->2. Hadi speaks English well, Manik does too.
->3. Toni studied English yesterday, so did Rini.
->4. I have visited Bali, she has too.
->5. Dodik has finished SMP, I have too.
->6. I have visited Jakarta, so has she.
->7. Dodik can swim well, so did I.
->8. I went to Bali last month, so did Tina.
->9.  John is writing a letter, I am too.
->10. She was late yesterday, so was Doni.

EITHER / NEITHER is used for “Negative Sentence”.
For Example :

->1. John isn’t happy, neither am I.
->2. Hadi doesn’t speak Italian, Manik doesn’t either.
->3. Toni didn’t study yesterday,neither did Rini.
->4. I haven’t visited Bali, she hasn’t either.
->5. Dodik hasn’t finished SMP, I haven’t either.    -
>6. I haven’t visited Jakarta, neither has she.
->7. Dodik can’t swim well, neither did I.
->8. I didn’t go to Bali last month, neither did
->9.  John isn’t writing a letter, I am not either.
->10. She wasn’t late yesterday, neither was Doni.
For example :
->1. Either John or Tina speaks  English well.
->2. Neither John nor Tina speaks Indonesian.
->3. Both John and Tina speak English well.
->4. Both John and Tina don’t speak Indonesian.
->5. Either John or I speak English well.
->6. Either I or John speaks English well.
->7. Both restaurants are very good.
->8. Neither restaurant is expensive.
->9. We can go to either restaurant.
->10. I didn’t like either restaurant.
->11. Both of us were very tired.
->12. Neither of us is ( or are ) married.
->13. Neither of children wants (  or want ) to go to bed.

Both means
“One and the Other”
Either means
” any one of two”  
Neither means
“not one and not the other”
ELLIPTICAL SENTENCES


Penggabungan dan penyederhanaan dua kalimat. (Syarat : [unsur sama], [tense dan predicate sama])
Bentuk kalimat yang akan digabung:
  1. S1  +  P1  +  O1              (She goes to school by bus)
  2. S2  +  P2  +  O2              (I go to school by bus)


Positive
And … too
Dan … juga
S1  +  P1  +  O1  + (and) + S2 + modal + too
She is an SMP student and you are too
And so …
Dan juga …
S1  +  P1  +  O1  + (and) + So + modal + S2
She is an SMP student and so are you
Either … or
Baik … atau
Either + S1 + or + S2 + P + O   
Either she or you are SMP student
Both … and
Baik … dan
Both + S1 + and + S2 + P + O
Both she and you are SMP student
Both of …
Baik …
Both of + Object + P + O
Both of us are SMP student
Negative
And … not either
Dan … tidak juga
S1  +  P1  +  O1  + (and) + S2 + modal + not either
She is an SMP student and you are not either
And neither …
Dan tidak juga …
S1  +  P1  +  O1  + (and) + neither + modal + S2
She is an SMP student and neither are you
Opposite
(digunakan bila kalimatnya bertentangan)
S1  +  P1  +  O1    [+]
S2  +  P2  +  O2    [ - ]
S1  +  P1  +  O1  + (but) + S2 + modal + not
She is an SMP student but you are not
S1  +  P1  +  O1    [ -]
S2  +  P2  +  O2    [+]
S1  +  P1 (negative) +  O1  + (but) + S2 + modal
She isn’t an SMP student but you are.

     (ikuti pergantian modal sesuai tense: is, am, are, have, has, had, will, shall, was, were, did, do, does)




WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG KURIKULUM



Rumusan Tugas

Membantu Kepala Sekolah dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar
Rumusan Tugas/Pekerjaan

1.    Memasyarakatkan dan mengembangkan kurikulum.
2.    Menyusun program pengajaran dan mengkordinasikan pelaksanaannya.
3.    Menganalisis ketercapainya target kurikulum.
4.    Mengkoordinasikan pengembangan kurikulum.
5.    Mengkoordinasikan kegiatan belajar mengajar termasuk pembagian tugas guru,jadwal pembelajaran,dan evaluasi belajar.
6.    Mengkoordinasikan persiapan pelaksanaan ujian sekolah,ujian nasional maupun ujian tertentu.
7.    Menyusun kriteria kenaikan kelas dan persyaratan kelulusan bersama ketua jurusan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
8.    Mengarahkan penyusunan bahan ajar dan kelengkapan-kelengkapan mengajar guru.
9.    Mengadakan koordinasi dengan wakil kepala sekolah bidang lain.
10.  Menyusun roster pembina upacara.
11.  Menandatangani buku KBM kelas setiap akhir minggu.
12.  Membuat arsip soal ujian setiap pelaksanaan ujian.
13.  Membuat jadwal suvervisi kelas.
14.  Membuat data guru(pendidikan dan pelatihan).
15.  Membuat rekapitulasi absensi guru setiap bulan. 
16.  Membuat daftar wali kelas dan ketua program studi/jurusan.
17.  Mewakili kepala sekolah dalam hal-hal tertentu.
18.  Membuat laporan kepada kepala sekolah atas pelaksanaan tugas yang diberikan.
Hasil kerja

1.    Adanya perangkat pelaksanaan KBM.
2.    Terlaksananya pembuatan pencapaian target kurikulum dan daya serap.
3.    Terlaksananya KBM sesuai jadwal.
4.    Terlaksananya pelaksanaan evaluasi belajar.
5.    Adanya kriteria kenaikan tingkat dan persyaratan kelulusan.
6.    Terwujudnya laporan.
Wewenang

1.    Mewakili kepala sekolah apabila tidak ada di tempat.
2.    Menyusun jadwal pelajaran.
3.    Memberikan data tentang guru/pegawai kepada Kepala Sekolah.
Tanggung jawab

1.    Pencapaian target kurikulum.
2.    Pelaksanaan ujian/ulangan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

WAKIL KEPALA SEKOLAH URUSAN HUBUNGAN MASYARAKAT


Rumusan Tugas

Membantu kepala sekolah dalam pelaksanaan tugas yang berhubungan dengan masyarakat.
Uraian Tugas

1.    Mengkoordinir pembentukan komite sekolah.
2.    Membuat laporan berkala dan insidentil.
3.    Mewakili kepala sekolah apabila tidak ada di tempat
Hasil Kerja

1.    Adanya daftar alumni yang lengkap.
2.    Adanya laporan secara berkala dan insidentil.
Wewenang

Mewakili kepala sekolah apabila tidak ada di tempat.
Tanggung Jawab

1.    Melaksanakan tugas harian sesuai dengan tugas dari Kepala sekolah apabila kepala sekolah tidak ada di tempat.

WAKIL KEPALA SEKOLAH URUSAN KESISWAAN


Rumusan Tugas

Membantu Kepala Sekolah dalam urusan kesiswaan.
Uraian tugas/Pekerjaan

1.    Menyusun program kerja pembinaan siswa dan mengkordinir pelaksanaannya.
2.    Menyusun program kerja 7K serta mengkordinasi pelaksanaannya dengan kordinator 7K.
3.    Mengkordinir pelaksanaan pemilihan pengurus OSIS, Pramuka, dan PMR serta kegiatan - kegiatan ekstra siswa
4.    Membingbing/mengawasi kegiatan OSIS, Pramuka, dan PMR serta serta kegiatan - kegiatan ekstra siswa.
5.    Membina kepengurusan OSIS.
6.    Mengkordinir perencanaan dan pelaksanaan pemilihan calon siswa teladan, penerima beasiswa dan paskibra.
7.    Mengevaluasi dan mengawasi pelaksanaan kegiatan luar sekolah.
8.    Mengkordinir kegiatan upacara sekolah/upacara nasional, apel pagi, kebersihan dan senam.
9.    Membuat laporan berkala dan insidentil.
Hasil kerja

1.    Telah tersusun program kerja dan pelaksanaannya
2.    Terbentuknya pengurus OSIS, Pramuka, dan PMR
3.    Berhasilnya kegiatan - kegiatan siswa.
4.    Terpilihnya calon siswa teladan, bea siswa, pertukaran pelajaran an paskibra.
5.    Keberhasilan kegiatan luar sekolah.
6.    Terlaksanya upacara sekolah apel pagi, kebersihan dan senam jasmani dengan baik dan benar.
7.    Terwujudnya laporan berkala dan rutin.
8.    Adanya buku pembinaan siswa.
9.    Adanya data kehadiran siswa setiap bulan.
10.  Adanya daftar siswa sebagai petugas upacara dan petugas kebaktian.
11.  Adanya peta kapvling tiap kelas.
12.  Adanya lembar/surat keterangan siswa yang permisi/pulang.
13.  Adanya rekapitulasi absensi siswa tiap bulan.
14.  Adanya srtuktur organisasi OSIS.
15.  Adanya kordinasi yang jelas dengan guru BP/BK serta kordinator 7K.
Wewenang

1.    Mewakili Kepala Sekolah apabila tidak ada di tempat.
2.    Menyusun daftar pembagian tugas siswa untuk memelihara kebersihan sekolah.
3.    Menyusun daftar pembagian tugas guru untuk tugas pengawas kebersihan dan ketertiban sekolah.
4.    Memilih siswa untuk penerimaan beasiswa, paskibra serta siswa teladan.
5.    Menyiapkan siswa untuk kegiatan ekstrakurikuler.
6.    Membuat daftar pelaksana upacara disekolah.
7.    Mengkordinir pelaksana upacara sekolah.
Tanggung Jawab

1.    Melaksanakan tugas harian sesuai denga surat tugas dari Kepala Sekolah
2.    Memelihara 7K di sekolah.

WAKIL KEPALA SEKOLAH URUSAN SARANA /PRASARANA




Rumusan Tugas

Membantu Kepala Sekolah dalam urusan yang berhubungan dengan sarana/prasarana sekolah
Uraian Tugas/Pekerjaan

1.    Menyusun program kerja pengadaan pemanfaatan, pemeliharaan dan perawatan serta pengembangan sarana/prasarana secara bulanan   maupun tahunan.
2.    Mengkoodinasikan penyusunan kebutuhan sarana/prasarana.
3.    Mengkoodinasikan pelaksanaan inventarisasi sarana/prasarana.
4.    Mengkoodinasikan pelaksanaan pengadaan bahan praktik siswa serta perlengkapan sekolah.
5.    Mengkoodinasikan pemeliharaan, perbaikan,, pengembangan dan penghapusa sarana.
6.    Mengkoodinasikan pengawasan penggunaan saran/prasarana sekolah.
7.    Mengkordinir penggunaan ruang praktik.
8.    Membuat laporan berkala dan insidentil.
Hasil kerja


1.    Tersusunnya program kerja pemanfaatan, pemeliharaan, dan perawatan sarana/prasarana bulanan maupun tahunan.
2.    Tersusunnya kebutuhan sarana prasarana.
3.    Terwujudnya daftar inventaris sarana dan prasarana antar ruangan.
4.    Terlaksananya pemeliharaan, perbaikan, pengembangan dan penghapusan sarana.
5.    Terlaksananya pengawasan penggunaan sarana dan prasrana.
6.    Adanya buku pemakaian alat.
7.    Adanya blanko perbaikan alat.
8.    Adanya jadwal pemakaian ruang praktik.
Wewenang

1.    Mewakili Kepala Sekolah apabila tidak berada di tempat.
2.    Mendata iventaris sekolah secara rutin.
3.    Merencanakan pengadaan inventaris sekolah.
4.    Mengusulkan penghapusan inventaris yang sudah tidak layak dipakai.
5.    Mengadakan pengawasan penggunaan sarana/prasarana.
Tanggung Jawab

Perawatan dan pemeliharaan terhadap invetaris sekolah.